persegi

Sejak Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan memutuskan bahwa PKM pada tahun 2011 tidak dapat lagi menerima proposal mahasiswa dari Perguruan Tinggi Agama Islam (PTAI), Fakultas Agama Islam UMY dengan dukungan baik pemikiran maupun pendanaan dari Universitas bertekad untuk menyelenggarakan PKM tersendiri. Tekad ini tentu saja memiliki alasan karena PKM merupakan contoh terbaik untuk memotivasi mahasiswa dalam melakukan aktivitas ilmiah secara terencana. Melalui PKM ini, mahasiswa dapat menumbuhkan dan mengembangkan ide-ide kreatif dan membangun untuk kehidupan masyarakat yang lebih kreatif dan kompetitif di masa depan.

Sebagai Fakultas yang menitikberatkan pada kajian dan pengembangan Islamic Studies dalam bidang Komunikasi dan Konseling Islam (KKI), Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Ekonomi Perbankan Islam (EPI), PKM FAI UMY 2015 ini dimaksudkan untuk menggairahkan mahasiswa dalam menyusun ide-ide kreatif—paling tidak—dalam tiga bidang atau tema besar yang dimaksud. Fokus PKM pada bidang-bidang ini juga dimaksudkan agar mahasiswa dapat lebih fokus melakukan kajian sesuai bidangnya dan mendukung pencapaian kompetensi bagi profesinya di masa depan. Dengan demikian, tema PKM kali ini akan dapat menguatkan sistem pengetahuan (knowledge system) yang dikembangkan Fakultas.

Karena tema besar di atas memerlukan pemahaman dan penurunan konsep yang lebih operasional menjadi tema-tema spesifik dan bahkan judul yang sesuai, mahasiswa yang mengajukan proposal PKM dapat berpijak pada 2 (dua) hal. Pertama, kelompok mahasiswa dapat melakukan diskusi tentang topik/judul riset atau artikel yang akan diajukan. Kedua, topik PKM yang diusulkan mengacu pada topik penelitian yang dilakukan oleh dosen atau pembimbing PKM-nya kelak. Sebagai contoh, karena calon pembimbing akan atau sedang melakukan proyek penelitian tentang resolusi konflik di kalangan umat beragama, maka PKM mahasiswa dapat mengambil sisi spesifiknya, misal: strategi dakwah, model konseling, strategi pendidikan, dan topik spesifik lainnya yang relevan dengan ‘topik payung’ dosen pembimbingnya. Contoh lainnya, tema riset dosen tentang ekonomi kreatif di kalangan Muslim menengah ke bawah dapat di-break down menjadi topik spesifik seperti: keberpihakan bank/lembaga ekonomi terhadap ekonomi kreatif Muslim pedesaan, dan sebagainya. Oleh karena itu, topik proposal yang diusulkan dapat digagas secara mandiri oleh tim mahasiswa atau bagian dari penelitian dosen (topik payung).

Berpijak pada pemikiran di atas, pelaksanaan PKM FAI UMY 2015 akan dapat dilaksanakan dengan baik manakala para mahasiswa pengusul proposal dapat memahami ketentuan tema yang telah ditentukan dan mampu melakukan pilihan atas topik spesifik. Lebih dari itu, dukungan dari para dosen pembimbing juga akan dapat mendukung penyusunan proposal yang berkualitas dan kompetitif. []

KESEKRETARIATAN

Informasi dan pendaftaran dapat disampaikan/ditanyakan melalui TU FAI UMY: Bapak Harowi (08157963000) atau Bapak Suhari (082138275585)

 DOWNLOAD

Download Alur Dan Tata Cara Penulisan Proposal