20140908_140255Prestasi gemilang berhasil ditorehkan oleh Tim yang terdiri dari Salmia, Afif Arrosyid dan Hikmah Wutsqo Tsaniya dalam penyelenggaraan acara Shariah Economics Marketing Competition (SEMC) di Institut Pertanian Bogor (IPB) 2014 di Bogor, Jawa Barat. Ketiga putra-putri tersebut merupakan perwakilan mahasiswa dari Fakultas Agama Islam dengan program studi Ekonomi dan Perbankan Islam (EPI). Bukan hanya membanggakan dari sisi internal prodi, prestasi yang berhasil diraih oleh mereka merupakan wujud manifestasi karakter Mahasiswa UMY yang berkapasitas dan berintegritas dalam setiap kompetisi yang diikuti.

Ketiga mahasiswa yang terlibat dalam kompetisisi SEMC merupakan mahasiswa yang aktif dan masih berada pada semester 5. Tidak hanya sebagai bentuk konkret kompetensi yang diakui oleh banyak kalangan, dengan adanya prestasi ini membuktikan secara riil bahwa UMY khususnya prodi EPI berhasil menghadirkan output yang memiliki kredibilitas yang pantas diperhitungkan dalam kancah nasional. SEMC merupakan ajang kompetisi yang melibatkan unsur mahasiswa dengan tujuan mengembangkan kreativitas mereka dalam mendesain produk-produk baru yang aplikatif dalam dinamika perbankan syariah nasional.

Tidak hanya kreativitas saja yang menjadi dasar penilaian pada acara ini, namun aspek kepekaan (sensitivitas) mahasiswa terkait regulasi baik dalam domain positif seperti landasan Undang-undang Perbankan Syariah serta eksistensi Fatwa Dewan Syariah Nasional (DSN) menjadi bagian yang terintegrasi sebagai komponen yang kemudian diukur. Bukan hal baru bagi mahasiswa EPI untuk memahami substansi UU Perbankan Syariah maupun Fatwa DSN dalam kerangka berpikir yang mereka kembangkan dalam produk yang kemudian dipresentasikan pada even tersebut. Hal ini dikarenakan kurikulum pendidikan yang diimplementasikan pada prodi EPI mendukung mereka untuk memahami hal tersebut secara masif.

Ikon produk baru yang berhasil mencuri perhatian juri dan menjadikan ketiga mahasiswa EPI ini terpilih sebagai finalis 5 besar selain Universitas Indonesia (UI) Jakarta 1 tim, IPB 2 tim, dan Univesitas Diponegoro (UNDIP) Semarang 1 tim dalam acara SEMC adalah desain produk yang mereka namakan Produk Arisan Syariah (PASIH) menggunakan fasilitas Easy Investasy Syariah (EIS) Automatic Teller Machine (ATM). Kolaborasi gagasan antara ketiga mahasiswa ini ditambah dengan inisiasi yang relevan terhadap banyak aspek yang sekiranya terkait dalam mengembangkan suatu produk. Menjadikan inovasi produk yang mereka tawarkan bersifat realistis dan adaptif untuk dikembangkan kepada masyarakat dalam skala umum.

Persiapan yang dilakukan oleh ketiga mahasiswa EPI semester 5 ini tentu tidak berjalan sendiri. Terdapat proses pendampingan belajar yang jelas bersifat sistematis. Sebagai pihak yang diamanahi tugas untuk membantu proses pendampingan tersebut oleh Prodi ditunjuklah Ragil Satria Wicaksana, S.EI. Beliau merupakan alumni EPI angkatan 2008 yang saat ini ikut berpartisipasi secara aktif dalam kegiatan fakultas, khususnya dalam kegiatan prodi EPI. Aktif sebagai salah satu asisten dosen FAI yang berkontribusi dalam beberapa mata kuliah menjadikannya pihak yang dianggap “bisa” untuk membantu jalannya proses persiapan yang kurang lebih dilakukan sejak tanggal 01-09 September 2014.

Harapan menjadikan anak didik sebagai pioner masa depan tentulah kewajiban sivitas akademik terutama FAI yang dalam hal ini diwakili oleh prodi EPI. Bukti diterimanya ide ketiga mahasiswa dalam even berskala besar dan memiliki iklim kompetisi yang prestis menjadi bukti otentik bahwa EPI FAI UMY merupakan jurusan yang berhasil mengaktualisasikan perannya secara positif dalam kehidupan sosial. Peluang kerja dalam domain perbankan syariah jelas menjadi prospek yang baik bagi lulusan EPI untuk bisa mengartikulasikan perannya bagi kehidupan nasional, khususnya yang secara eksplisit menyangkut eksistensi dunia perbankan syariah. (wb)