Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) menyelenggarakan Studium Generale sebagai kuliah perdana bagi Mahasiswa Baru Komunikasi Penyiaran Islam Universitas Muhammadiyah Yogyakarta angkatan 2017. Acara ini diselenggarakan di Gedung AR. Fachruddin B Lantai 5 pada Rabu (27/9).  Seminar ini bertemakan “Strengthening Family Relationships in Australia”, dimana tema tersebut adalah penelitian tentang kekuatan hubungan keluarga yang dilakukan di Australia. Prof. Alan Hayes AM selaku narasumber merupakan Professor of Family Action Centre School of Sciences menjelaskan tentang latar belakang tentang mengapa studi tentang keluarga menjadi penting. Sementara narasumber kedua, Dr. Deborah Hartman selaku Associate Director at Family Action Centre memaparkan tentang kajian keluarga yang sedang dikembangkannya.

 

“Tujuan dari mereka untuk sharing dengan kita, jadi kita bersedia, dan kebetulan materi yang diajukan cocok dengan konsentrasi kita terutama yang di konseling,” ungkap Twediana Budi Hapsari selaku Ketua program studi KPI sekaligus moderator di acara tersebut.

 

Dosen senior KPI itu menjelaskan bahwa Prof. Alan Hayes AM menggaris bawahi keluarga itu penting, dimana keluarga sebagai dasar dalam membentuk kepribadian anak dan kekuatan keluarga menjadi baik ketika hubungan antar anggota kelurga di dalamnya baik.

 

Dosen berkacamata tersebut juga menambahkan yang menarik dari penelitian Prof. Alan Hayes AM adalah tentang angka kelahiran kedepan. “Bisa kita lihat bahwa usia orang menikah kini semakin tua karena secara ekonomi ingin stabil, padahal orang zaman dulu usia belasan tahun sudah menikah.”

 

Suasana Studium Generale di Gd. AR. Fachruddin B Lantai 5

(Foto: Tulus Rega Wahyuni)

 

“Setidaknya hari ini teman-teman bisa mendapat gambaran manajemen keluarga seperti itu bahwa ternyata banyak yang bisa kita ambil. Ada gambaran buat menjadi Family Counselor seperti apa,” ucap Novia Fetri Aliza selaku Dosen Psikologi KPI UMY.

 

Dosen Muda tersebut juga memaparkan bahwa menjadi orang tua tidak boleh seperti helicopter, yang selalu membayang-bayangi anaknya dimanapun dia berada, artinya kita tidak akan menjadikan anak kita  tumbuh dan berkembang dengan baik, sehingga anak tidak akan survive dalam  menghadapi kehidupan.

 

“Acara hari ini adalah acara yang bagus, luar biasa. Spesialnya buat mahasiswa baru, karena pengalaman yang baru buat kita dengan pembicara baru yang dimana pembicara tersebut dari luar negeri. Sehingga kita menambah ilmu kita yang akan kita terima di fakultas kita, spesialnya konseling. Belajar tentang keluarga dan fokus pada konseling keluarga,” ungkap Irsalina Fathimah selaku Mahasiswi KPI B 2017. (Tim Jurnalistik ICC. Amanda, Azza, Erna)