FESDANAS 2018 Tampil Beda

Maret 11, 2018 oleh :

Yogyakarta– Himpunan Mahasiswa Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (HMJ KPI UMY) kembali menyelenggarakan Festival Dakwah Nasional (FESDANAS) seperti tahun-tahun sebelumnya. FESDANAS 2018 mengusung tema “Bertutur dalam Dunia Entertainment” ini resmi mengadakan pembukaan sekaligus mengadakan seminar yang dihadiri pemateri seperti Helvy Tiara Rosa selaku produser film dan Nurul Azka (Nunuzo) sebagai video maker dakwah comedy. Seminar ini belangsung di gedung K.H. Ibrahim E7 lantai 5 UMY dan dihadiri kurang lebih 92 peserta dari luar ataupun dari dalam UMY (Sabtu, 10/3/2018).

Ketua panitia FESDANAS 2018, Syauqi Muzhaffar mengungkapkan bahwa “Acara FESDANAS tahun ini akan dilaksanakan dalam gaya yang berbeda, target yang dituju adalah siswa-siswa SMA/sederajat di Yogyakarta sekaligus sebagai ajang promosi untuk mahasiswa baru UMY terkhusus pada jurusan KPI. Pada seminar pembukaan kali ini juga, kami memadukan pemateri yang jarak umurnya berbeda jauh, dimana Bunda Helvy yang lebih senior dan Nurul Azka yang masih muda, namun kedua pemateri ini sama-sama memiliki semangat yang tinggi dalam berdakwah” ungkapnya.

Salah satu peserta yang bernama Faisal dari Institusi Sains dan Teknologi (IST) AKPRIND Yogyakarta mengungkapkan bahwa “Temanya bagus, kemudian acaranya menarik, dapat menambah pengawasan tentang dunia dakwah terutama dalam bertutur kata yang baik” tuturnya. Selain itu acara FESDANAS 2018 ini akan berlangsung selama satu bulan, di mana agenda selanjutnya akan ada kegiatan donor darah, lomba futsal, lomba vidgram, lomba poster, dan diakhiri pada malam penghargaan.

Bunda Helvy mengutarakan bahwa “Acaranya menarik, terus menjadi agenda rutin agar dakwah menjadi denyut nadi untuk civitas akademika di sini. Selain itu, perlu juga persosialisasian yang lebih agar lebih banyak peserta yang mengikuti kegiatan FESDA ditahun-tahun  mendatang. Kemudian dari segi tema cukup menarik, dalam hal ini, semua orang bisa menjadi bintang terutama melalui media sosial, dan untuk masuk ke dalam dunia entertaint bukan untuk menjauhkan kita kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, namun untuk mendekatkan diri kita kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala”. “Teman-teman di Muhammadiyah perlu menjadi garda terdepan dalam barisan pemuda Indonesia untuk membuat karya yang lebih bagus dan menarik tentunya untuk tujuan kebaikan dan keindahan karena Islam sendiri adalah agama yang Rahmatan Lil’alamin.” Tutup Bunda Helvy.

Nurul Azka sebagai bintang tamu juga merasa senang dan bersyukur karena dalam acara ini dia bertemu Bunda Helvy yang bisa menginspirasi dia serta antusias peserta dan panitia yang sangat baik. Tentunya harapan untuk kegiatan FESDANAS di tahun-tahun yang akan datang adalah sesuatu yang berbeda dari kegiatan FESDANAS ditahun-tahun sebelumnya.  (Fds/ ICC Jurnalistik, OM)